Kamis, 22 Januari 2015

Penembak Misterius

Rp 23.000
Judul            : Penembak Misterus
Pengarang    : Seno Gumira Ajidarma
Penerbit        : Galangpress
Bahasa         : Indonesia
Tahun terbit   : 2007
~
Penembakan misterius adalah sebuah tragedi kelam negara. Banyak kemudian keluarga yang kehilangan anggota mereka karena hanya satu kesalahan fatal menurut orba pada itu masa. Bisa disebut peristiwa ini menjadi salah satu hal pelanggaran hak asasi manusia yang dilakukan orba selain hal-hal lainnya. Penembakan misterius dilakukan pada rentang waktu dekade ’80-an, ketika kriminalitas sudah merajalela di kota-kota besar akibat migran urban dari desa ke kota. Sehingga kemudian tenaga desa yang tidak mempunyai kemampuan apa-apa terlunta-lunta di kota, kemudian dengan jalan singkat mereka melakukan sebuah kejahatan. Mereka juga mencoba mengikuti gaya hidup kota dengan mentato diri mereka agar terlihat lebih modern. Tapi, justru di situlah letak malapetaka mereka.
Mereka yang bertato kemudian diidentikkan dengan preman. Preman-preman ini lalu menimbulkan masalah keamanan. Pemerintah memutuskan untuk menanggulanginya dengan kekerasan juga dengan cara menembak langsung para preman yang bertato tanpa diadili, tanpa proses hukum sidang. Pada awalnya masyarakat menyambut positif keputusan ini. Mereka merasa lebih aman karena preman akan ditembak di tempat. Tetapi, kemudian mengatasi masalah dengan kekerasan ternyata memang bukan jawaban. Keputusan ini kemudian menjadi sebuah lingkaran setan. Ada kejahatan dibungkam dengan kekerasan maka akan melahirkan kejahatan baru. Masyarakat kemudian berbalik menentang penanggulangan dengan cara seperti ini. Akhirnya, cara ini dihentikan juga oleh pemerintah yang berkuasa karena semakin banyak yang menentang.
Generasi saat ini mungkin tidak pernah tahu akan hal tersebut jika tidak ada dokumentasi sejarah tentang itu. Salah satu dokumentasi sejarah walaupun dalam ranah sastra adalah Trilogi Penembak Misterius karya Seno Gumira Ajidarma. Trilogi Penembak Misterius terdiri dari tiga cerita pendek yang serangkai yakni “Keroncong Pembunuhan”; “Bunyi Hujan di Atas Genting” dan “Grhh!” Ketiga cerita ini mampu membuat ingat mereka yang pernah mengalami petrus maupun yang belum tahu akhirnya jadi mengetahui tentang petrus. Tiga rangkai cerpen yang disebut juga bisa membawa pembacanya ke dunia di mana cerita tersebut berkisah. Contohnya setting tempat “Keroncong Pembunuhan” di mana di sebuah hotel sedang berlangsung sebuah pesta pejabat dan di seberang hotel lain ada penembak jitu yang dibayar untuk membunuh yang disebut “pengkhianat negara” atau ketika di “Grhh!” pembaca masa kini seperti saya yang menonton serial The Walking Dead akan terbayang bahwa Zombie akan ada di Indonesia.


Untuk pemesanan silahkan SMS ke :
087899420001 (XL)
082327350004 (Telkomsel) 
Alamat :
Jl.Apel 219A Mundu Saren, Catur Tunggal, Depok, Sleman, Yogyakarta (55281)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar